Notification

×

Pengurus Ponpes di Lampung Dipolisikan Kasus Pencabulan Santriwati

Sabtu, 24 Desember 2022 | Desember 24, 2022 WIB Last Updated 2022-12-25T09:56:13Z
Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra (Foto: Istimewa)

LAMPUNG SELATAN - Pengurus Pondok Pesantren El Karimsyah di Desa Rulung Raya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Lampung dilaporkan ke polisi.


Laporan itu dibuat karena MI diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap santriwatinya.


Pihak keluarga melaporkan MI ke Polsek Natar dengan bukti surat laporan bernomor LP/B-/XII/2022/Polres Lampung Selatan/Sek Natar tertanggal 20 Desember 2022.


Seorang kerabat korban yang meminta diinisialkan namanya, SW, mengatakan peristiwa pelecehan seksual ini sudah terjadi dua kali.


"Peristiwanya sudah dua kali, waktu itu saat keponakan saya main handphone di samping pintu, kemudian pelaku datang dan langsung memegang payudara. Keponakan saya pun berlari karena takut," ujarnya, Sabtu (24/12/2022).


Menurutn dia sebelumnya peristiwa serupa pernah dialami keponakannya pada saat tertidur.


"Sebelumnya, saat dia lagi tidur dipegang juga payudaranya, tapi dia nggak ngerasa, ada yang lihat terus ngomong ke dia 'tadi kamu tidur dipegang loh sama abah'," terang SW, dilansir detikcom.


Menurutnya, sebelum melaporkan MI ke Polsek Natar, pihaknya telah terlebih dulu melaporkan perbuatan tersebut ke Kepala Dusun (Kadus) setempat.


"Selepas peristiwa itu, kami lapor dulu ke kadus bahwa ketua pesantren itu melakukan tindakan tidak senonoh kepada keponakan saya. Kemudian paginya, sekitar jam 10 mengadu ke pamong setempat namun ditolak, katanya mereka tidak bisa memutuskan karena masih ada atasannya yakni Lurah," papar SW.


Kesal karena pelaku belum juga diamankan, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkan perbuatan tersebut ke polisi.


"Sudah kami lapor ke polisi, belum ada perkembangan, katanya masih proses penyelidikan," ujar SW.


Pihak keluarga berharap MI bisa segera ditangkap atas perbuatannya tersebut.


Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra membenarkan adanya laporan tentang dugaan pelecehan salah satu pengurus ponpes ke santriwatinya. 


"Laporan tersebut masih ditelusuri. Masih pendalaman, nanti kalau sudah tuntas dikabari," ujar dia. (*)